Sinergi Tekan Kekerasan Anak dan Perempuan, Dinas SP3APMD Gandeng PCNU Kayong Utara
SUKADANA – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (SP3APMD) Kabupaten Kayong Utara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kayong Utara. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) tentang Sinergi Program Pengarusutamaan Gender dan Hak Anak di Kabupaten Kayong Utara.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas SP3APMD, Andri Candra, S.Sos, M.AP, dan Ketua Tanfidziah PCNU Kayong Utara, Kusnan, S.Pd.I, bertempat di Sekretariat PCNU Kabupaten Kayong Utara pada Selasa, 7 April 2026.
Kepala Dinas SP3APMD, Andri Candra, menyampaikan bahwa kesepakatan ini bertujuan sebagai landasan kerja sama dalam mendukung kebijakan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang sejalan dengan program nasional dan daerah.
"Tujuannya adalah mengintegrasikan prinsip pengarusutamaan gender dalam kegiatan masyarakat serta mendorong pemenuhan hak anak melalui pendekatan berbasis keluarga," ujar Andri.
Adapun poin kerja sama ini meliputi ;
Pertama, Sosialisasi Kebijakan :
Edukasi program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kepada masyarakat luas.
Kedua, Peningkatan Kapasitas :
Pelatihan dan pendampingan yang responsif gender bagi keluarga.
Ketiga, Pencegahan Kekerasan :
Penguatan peran masyarakat melalui pendekatan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).
Keempat, Edukasi Pengasuhan :
Sosialisasi pola asuh positif dalam keluarga demi terwujudnya lingkungan ramah anak.
Ketua Tanfidziah PCNU Kayong Utara, Kusnan, S.Pd.I, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, keterlibatan organisasi masyarakat seperti NU sangat krusial dalam menyentuh akar rumput, terutama dalam memberikan edukasi moral dan sosial terkait perlindungan perempuan dan anak.
"Pelaksanaan kesepakatan ini nantinya akan ditindaklanjuti melalui rencana aksi tahunan secara terkoordinasi dan berkelanjutan. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan target Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kayong Utara dapat segera tercapai dengan dukungan penuh dari lintas pemangku kepentingan." tutup Kusnan.

