Satukan Dua Sayap Organisasi, Kader GP Ansor Kayong Utara Resmi Mempersunting Sekretaris Fatayat
KAYONG UTARA – Suasana penuh bahagia menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Kayong Utara. Pasalnya, dua kader terbaik dari badan otonom NU, Muhammad, S.Pd, yang merupakan kader aktif Gerakan Pemuda (GP) Ansor, resmi mempersunting Yati Nopebrianti, S.P, yang menjabat sebagai Sekretaris Fatayat NU Kabupaten Kayong Utara.
Ijab dan qobul dipandu langsung oleh Kepala KUA Sukadana Ahmad Junaedi, S.Ag. Akad nikah yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh keluarga dekat, kerabat, serta sejumlah tokoh muda NU di wilayah setempat. Pernikahan ini menarik perhatian banyak pihak karena dianggap sebagai simbol harmonisasi dan kuatnya ikatan kekeluargaan di internal organisasi berlambang jagat tersebut. 8/4/2026
Muhammad, yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kepemudaan dan sosial melalui GP Ansor, tampak mantap mengucapkan kalimat ijab kabul. Baginya, pernikahan ini bukan sekadar ikatan cinta pribadi, melainkan juga bertemunya dua semangat pengabdian yang sama.
"Alhamdulillah, prosesi berjalan lancar. Selain memohon doa untuk keluarga kami, kami juga berharap pernikahan ini membawa berkah bagi silaturahmi antara Ansor dan Fatayat di Kayong Utara," ujar Muhammad setelah prosesi akad.
Di sisi lain, Yati Nopebrianti yang menjabat posisi strategis sebagai Sekretaris Fatayat NU Kayong Utara, dikenal sebagai sosok penggerak perempuan muda NU yang energik. Kehadirannya di samping Muhammad dinilai banyak pihak sebagai pasangan yang serasi, mengingat keduanya memiliki latar belakang pendidikan dan visi yang sejalan dalam berorganisasi.
Ucapan selamat terus mengalir dari rekan-rekan sejawat di lingkungan Nahdliyin. Media sosial internal organisasi pun diramaikan dengan doa-doa terbaik untuk pasangan "Ansor-Fatayat" ini. Banyak yang mendoakan agar pasangan ini menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah, serta tetap istiqamah dalam berkhidmat untuk umat.
"Ini adalah kabar bahagia bagi kami semua. Ketika dua kader hebat bersatu, semoga semangat juang dan pengabdian mereka kepada organisasi juga semakin berlipat ganda," imbuh Amir Sekretaris PCNU.
Pernikahan ini menjadi bukti nyata bahwa ruang organisasi tidak hanya menjadi tempat untuk belajar dan mengabdi, tetapi juga bisa menjadi ladang tumbuhnya cinta yang membawa keberkahan.
