Rois Syuriah PCNU Kayong Utara Lepas Delegasi Peserta PD-PKPNU ke Kubu Raya


 Rois Syuriah PCNU Kayong Utara Lepas Delegasi Peserta PD-PKPNU ke Kubu Raya


Rois Syuriah PCNU Kayong Utara Lepas Delegasi Peserta PD-PKPNU ke Kubu Raya

KAYONG UTARA – Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kayong Utara, KH. Nazril Hijar, S.Ag., M.Pd, secara resmi melepas rombongan peserta yang akan mengikuti Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU). Pelepasan ini dilaksanakan sebagai simbol restu dan dukungan organisasi terhadap penguatan kapasitas kader di lingkungan Kayong Utara.


Para peserta dijadwalkan akan mengikuti pengkaderan di Pondok Pesantren Mamba'ussalam, Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya dari tanggal 24-26 April 2026. 


Program ini bertujuan untuk mencetak kader-kader yang militan, kompeten, serta mampu menjalankan roda organisasi dengan semangat keaswajaan.


Menariknya, rombongan peserta kali ini juga melibatkan perwakilan dari berbagai instansi pemerintahan di Kabupaten Kayong Utara. Partisipasi ini menunjukkan sinergi yang kuat antara NU dengan elemen pemerintah daerah.



Adapun perwakilan calon kader yang hadir berasal dari unsur Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), dan ASN Pemerintah Daerah lainnya.


Kehadiran delegasi lintas instansi ini diharapkan dapat membawa semangat kolaborasi dalam membangun daerah melalui nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan yang moderat.



Acara pelepasan tersebut juga dihadiri oleh pimpinan badan otonom (Banom) NU, di antaranya Ketua PC Muslimat NU dan Ketua PC Fatayat NU Kayong Utara. Kehadiran mereka menegaskan soliditas keluarga besar NU dalam mendukung penuh proses kaderisasi formal organisasi.


Dalam sambutannya, KH. Nazril Hijar berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti proses pendidikan dengan khidmat dan disiplin. Beliau menekankan bahwa PD-PKPNU adalah kawah candradimuka untuk mempertajam pemahaman ideologi serta manajerial organisasi.

"Semoga para peserta diberikan kelancaran dan kesehatan selama mengikuti pengkaderan, sehingga sekembalinya dari Pondok Pesantren Mamba'ussalam, dapat membawa manfaat yang nyata bagi umat dan daerah, di NU jangan berharap apa-apa, jikapun dapat hal keduniawian itu bonus, jika tidak, ingatlah pesan Mbah Hasyim Asy'ari, siapa yang ngurusi NU, maka akan aku do'akan mati Husnul Khatimah hingga anak cucunya," ujar KH. Nazril Hijar di sela-sela acara pelepasan.


Rombongan tersebut kini telah bertolak menuju Kabupaten Kubu Raya dengan harapan membawa semangat baru bagi kemajuan Nahdlatul Ulama di Bumi Bertuah.

Posting Komentar

Footer Ad

Footer Ad

Contact form