![]() |
| Safari Ramadhan Desa Podorukun Seponti Kayong Utara |
Kayong Utara – Kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Desa Podorukun bersama Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) dan Ranting Muslimat NU Podorukun resmi ditutup pada Rabu malam, 11 Maret 2026. Penutupan kegiatan dipusatkan di Masjid Al-Mukarromah setelah pelaksanaan salat tarawih berjamaah bersama masyarakat.
Program Safari Ramadan ini merupakan kegiatan kolaborasi antara Pemerintah Desa Podorukun, PRNU, dan Ranting Muslimat NU dengan konsep berkeliling dari masjid ke masjid, musholla ke musholla, serta menyapa masyarakat dari RT ke RT selama bulan Ramadan. Masjid Al-Mukarromah menjadi titik terakhir dari rangkaian kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Podorukun, Mukhlas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan program Safari Ramadan tahun ini. Ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah desa, tokoh agama, serta masyarakat :
“Melalui Safari Ramadan ini kita bisa bersilaturahmi langsung dengan masyarakat dari RT ke RT, dari masjid ke musholla. Ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan serta meningkatkan semangat ibadah masyarakat di bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Sambutan kedua disampaikan oleh Ketua PRNU Podorukun, Ustadz Ali Batsah. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah desa dan jam’iyah Nahdlatul Ulama sangat penting dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat :
“Program Safari Ramadan ini sangat baik karena menjadi wadah dakwah dan silaturahmi. Semoga kerja sama antara Pemdes, NU, dan Muslimat NU terus terjaga sehingga kegiatan keagamaan di tengah masyarakat semakin hidup,” tuturnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Aziz, S.Sos.M.E selaku Katib Syuriah PCNU Kayong Utara sekaligus Da’i Baznas. Dalam tausiyahnya, ia mengajak masyarakat untuk memaksimalkan ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadan serta memahami kewajiban zakat. Ia menjelaskan pentingnya menunaikan zakat, baik zakat mal maupun zakat fitrah, sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus penyempurna ibadah di bulan Ramadan.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk dua masjid, dua belas musholla, dan satu majelis taklim di Desa Podorukun.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, diserahkan pula paket Festival Ramadan Baznas berupa bantuan beras dan uang tunai kepada masyarakat yang berhak menerima di Desa Podorukun. Bantuan tersebut diserahkan oleh Ustadz Abdul Aziz dan diterima secara simbolis oleh Kepala Desa Podorukun untuk selanjutnya disalurkan kepada para penerima manfaat.
Kegiatan penutupan Safari Ramadan ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh tokoh agama, pengurus NU, Muslimat NU, serta masyarakat Desa Podorukun. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat ukhuwah dan syiar Islam di tengah masyarakat. /AZ
