![]() |
| KH. Nazril Hijar Ingatkan Pemimpin Hadirkan Cahaya 'Min Atsaris Sujud' Dalam Melayani |
Kayong Utara – Memperingati Hari Desa Nasional Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Desa pada selasa tanggal 3 maret 2026 yang dihadiri oleh Bupati Kayong Utara, jajaran Kepala OPD, Camat, Kepala Desa, serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Kayong Utara.
Suasana Rakor terasa berbeda saat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda Kayong Utara, KH. Nazril Hijar, S.Ag., M.Pd., yang juga merupakan Rais Syuriyah PCNU Kayong Utara, memberikan tausiah rohani di sela-sela agenda formal. Dalam penyampaiannya, Kyai Nazril menekankan pentingnya integritas spiritual bagi pemimpin, dan aparatur desa sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.
Beliau mengutip penggalan ayat Al-Qur'an surat Al-hujurat ayat 29, “Min Atsaris Sujud” (bekas-bekas sujud), sebagai landasan etos kerja. Menurutnya, bekas sujud bagi seorang pemimpin tidak boleh hanya berhenti di dahi secara fisik, melainkan harus bertransformasi menjadi kesalehan sosial. “Bekas sujud yang sejati adalah kemuliaan akhlak. Jika Bapak Ibu rajin bersujud, maka seharusnya sebagai pelayan masyarakat menjadi lebih ramah, transparan, dan jauh dari kesombongan ,” tegas beliau di hadapan peserta Rakor.
Lebih lanjut, Kyai Nazril Dihadapan Bupati, Kepala OPD, Camat, Kepala Desa serta anggota BPD se Kayong Utara menegaskan "Min Atsaris Sujud dalam ayat ini dalam perspektif kepemimpinan adalah peninggalan/karya yang baik yang dihasilkan oleh seorang pemimpin bermanfaat dalam jangka panjang. Oleh karena itu, dzikirnya pemimpin tidaklah semata-mata difahami seperti seseorang yang istiqamah beribadah di rumah ibadah, tetapi bagaimana ia bisa memahami denyut nadi keinginan masyarakat yang meletakkan harapan kepada seorang pemimpin. Pemimpin harus selalu berusaha meninggalkan kenangan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.\amr
